3 Cara menggali ide-ide cemerlang untuk membuat Artikel blog

Cara menggali ide untuk membuat artikel sangat diperlukan karena tanpa ide-ide yang cemerlang berdampak pada kualitas artikel itu sendiri. Jika ide-ide yang muncul itu baik, maka artikel yang dihasilkan pun  akan baik. Tapi jika ide-ide yang muncul kurang mumpuni, maka proses pembuatan artikel akan bermasalah dan hasilnya pun tidak seperti yang diharapkan.
Artikel Cemerlang
Inilah 3 cara menggali ide-ide cemerlang untuk membuat artikel.
1. Banyak membaca.
2. Mencari informasi terupdate.
3. Mencari pertanyaan-pertanyaan yang sering muncul dari orang lain.
Banyak membaca.
Iya. Seseorang yang ingin membuat artikel harus banyak membaca. Membaca ada 2 macam yaitu Membaca dalam arti tekstual (membaca tulisan) dan membaca dalam arti kontekstual (membaca situasi dan kondisi).
Dalam hal membaca, yang sudah kita jalani adalah membaca dalam arti tekstual. Dan kita akan menyimpulkan membaca tulisan, jika ada orang yang mengatakan kata “membaca”. Iya memang benar kita harus membaca dalam arti tekstual. Kita bisa membaca tulisan-tulisan seperti artikel, jurnal, majalah, surat kabar, buku-buku, dan membaca-membaca lainnya yang gunanya untuk membuka wawasan dan pemikiran kita.
Membaca dalam arti tekstual sebenarnya sangat berguna untuk proses pembuatan artikel khususnya dalam hal penulisan dan pemilihan bahasa yang tepat. Namun kebanyakan orang beranggapan bahwa dengan membaca tulisan dia berharap bisa membuat artikel. Hal seperti itu adalah sebuah kesalahan yang akan merepotkan diri sendiri. Karena menurut saya kontribusi membaca dalam hal penulisan sangatlah kecil. Artinya dalam penulisan artikel, yang dituntut adalah penuangan ide-ide yang baru, bukan ide-ide yang sudah lalu. Dan jika yang kita tuangkan adalah ide dari hasil membaca, hasil artikel yang dihasilkan pun kurang uptodate dan terkesan jadul.
Selain kita membaca tulisan-tulisan yang menunjang dalam hal penulisan dan pemilihan kata yang tepat. Kita juga harus membaca secara kontekstual. Artinya, kita perlu melihat peluang-peluang yang ada, Melihat situasi dan kondisi yang diharapkan oleh konsumen dari artikel yang akan kita buat. Dalam bahasa sederhananya berspekulasi sedini mungkin agar kita jauh dari kerugian yang besar. Dalam bahasa yang lebih sederhana lagi kita perlu memanajemen (perencanaan, pengorganisasian, staffing, controlling, dsb) sebelum membuat artikel sehingga produk artikel yang akan dihasilkan bernilai tinggi dan laku dipasaran.
Mencari informasi terupdate.
Artikel yang baik adalah artikel yang uptodate. Uptodate. Iya uptodate. Artinya kita harus menggali informasi terbaru agar ide-ide yang kita hasilkan adalah ide-ide yang unik dan berbeda dari lainnya agar tidak ketahuan kudetnya, apalagi yang akan kita buat adalah artikel yang materinya belum kita kuasai. Dan informasi terbarulah yang harus kita dapatkan.
Berbicara tentang up to date  kita akan menyimpulkan bahwa up to date itu harus hari ini. Tapi kenyataannya tidak seperti itu. Up to date tidak harus hari ini. Bisa jadi 1000 tahun yang lalu pun masih bisa dikatakan up to date. Iya. 1000 tahun lalu bisa dikatakan up to date. Jika informasi itu adalah informasi terakhir yang belum ada kelanjutannya atau belum tergantikan oleh informasi setelahnya. Contohnya informasi sejenis penelitian, penemuan, tutorial (panduan), ilmu pengetahuan dan lain sebagainya.
Selain itu, bisa dikatakan informasi hari ini adalah informasi yang sudah tidak up to date atau sudah ketinggalan. Contohnya informasi yang bersifat pemberitahuan seperti informasi berita, kabar burung dan lain sebagainya. Contoh : Ada berita yang mengabarkan adanya anak hilang belum ditemukan 1 jam yang lalu. Tapi ketika berita itu disiarkan, Anak itu sudah ditemukan. Itu adalah contoh informasi baru tapi bukan yang terbaru.
Jadi yang harus kita cari adalah informasi yang up to date bukan sekedar informasi yang baru. Karena lama bukan berarti ketinggalan jaman, dan baru bukan berarti terbaru. Maka dari itu perhatikan betul-betul dalam mencari informasi yang menunjang penggalian ide-ide untuk membuat artikel.
Mencari pertanyaan-pertanyaan yang sering muncul dari orang lain.
Dalam penggalian ide-ide untuk membuat artikel diperlukan bahan-bahan yang akan dikaji. Objek kajian dari pembuatan sebuah karangan disebut sebagai masalah. Dan masalah bisa diperoleh dari sebuah pertanyaan. Pertanyaan bisa diperoleh dari internal diri kita sendiri atau juga bisa diperoleh melalui orang lain. Dalam hal karangan, objek pemasaran kita adalah orang lain. Jadi kita perlu mengutamakan pencarian pertanyaan-pertanyaan dari orang lain.
Dalam pencarian pertanyaan-pertanyaan dari orang lain, kita bisa menggunakan berbagai macam cara yaitu bersosialisasi langsung dilapangan, baik dilingkungan keluarga, teman sepermainan, pendidikan, lingkungan kerja, maupun di masyarakat. Atau kita juga bisa menggunakan bersosialisasi di dunia maya seperti media sosial, forum-forum online, dan lain sebagainya.
Dari 2 cara tersebut keduanya akan Kita gunakan untuk menggali ide-ide yang belum muncul dari diri kita melalui pertanyaan-pertanyaan. Kalau dalam karangan ilmiah, kita sudah mengenal dengan yang namanya rumusan masalah. Iya. Dalam karangan ilmiah rumusan masalah berbentuk pertanyaan dan rumusan masalah adalah pokok-pokok yang akan dibahas dalam sebuah karangan ilmiah. Begitu juga dalam penggalian ide untuk membuat artikel, ketika kita belum mempunyai ide-ide kita perlu mencari pertanyaan-pertanyaan orang lain yang nantinya kita akan jadikan sebagai rumusan masalah. Ketika kita sudah menemukan rumusan masalah maka kita akan mudah menggali ide-ide yang cemerlang dan menuangkannya dalam bentuk artikel.
Kesimpulannya adalah dalam penggalian ide-ide untuk membuat artikel pertama kita perlu membaca tulisan yang gunanya untuk memilih kata yang tepat, baik, dan elegan. Selain itu juga membaca karakter konsumen kita nantinya. Yang kedua yaitu mencari informasi baru dan terbaru agar hasilnya membuat pembaca penasaran ingin tahu. Dan yang ketiga adalah mencari masalah agar bisa menjawab pertanyaan-pertanyaan konsumen (pembaca) kita nantinya.
Seperti itulah 3 cara menggali ide-ide cemerlang untuk membuat artikel yang bisa saya sampaikan. Dan jangan lupa masukkan kritik, saran dan tanggapan anda dalam kolom komentar. Sekian. Terima kasih atas kunjungan anda.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *